Adat Istiadat Jawa : “Dula’ilan” di Bulan Ramadhan

0 27

Membaca kitab Dalail Khairat yang lidah orang Cilegon menyebutnya Dula’ilan di Masjid, Langgar atau Mushola pada saat menjelang berbuka puasa di bulan Ramadhan sudah menjadi tradisi dan ritual rutin bagi masyarakat Cilegon di perkampungan. Namun sepertinya kearifan lokal yang bernuansa Islam ini semakin terkikis oleh modernisasi global. Padahal, seperti halnya Al-Qur’an, Dalail Khairat ini juga kerap dimusabaqahkan. Apalagi dalam bulan atau momentum Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW yang dalam perayaannya setiap bulan Maulid juga diisi dengan membaca Dala’il Khairat ini.

Walaupun di banyak Perkampungan tua di Cilegon yang masih eksis menjaga dan melestarikannya. Namun, tradisi Dula’ilan pada saat menjelang buka puasa ini. Perkampungan pinggiran kota seperti di Kampung Pagebangan Kelurahan Ketileng Cilegon yang mulai jarang mengadakan Dula’ilan. Hal ini diakui Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ikhwan Ustadz Ulil, saat ditanyakan.

Sekarang di Masjid mah udah jarang, ada yang ngajakin juga pemudanya pada kerja, paling kita Dula’ilannya di Majlis Pesantren

Katanya. Lebih lanjut, Ulil mengutarakan keprihatinannya akan Tradisi Islam yang sudah mendarah-daging dalam kehidupan sosial dan sejarah masyarakat di kampungnya ini sejak nenek moyang dulu, namun mulai ditinggalkan. Ia pun berupaya keras secara terus menerus di Pondoknya dan coba mengaktifkan kegiatan di Masjid Kampungnya.

Mungkin ini pengaruh zaman, padahal Dula’ilan menjadi filter

Source faktabanten.co.id faktabanten.co.id/tradisi-dulailan-di-bulan-ramadhan-yang-kian-terkisis-di-cilegon

Leave A Reply

Your email address will not be published.