Adat Betawi Tangas

0 274

Adat Betawi Tangas

Jika Anda penikmat sauna atau steam bath, Anda patut mencoba tradisi ala suku Betawi yaitu Tangas. Adat tangas ini di lakukan setelah acara mandikan, calon pengantin perempuan kemudian menjalani upacara  “tangas” atau kum yaitu semacam mandi uap dan ramuan tradisional untuk membersihkan sisa – sisa lulur yang masih menempel di pori – pori seluruh badan calon pengantin. Tujuan lain dari kegiatan ini untuk menghaluskan kulit tubuh dan supaya calon pengantin tidak terlalu banyak mengeluarkan keringat agar badannya mengeluarkan bau dan aroma yang harum.

Peralatan yang diperlukan :

  • Bale Pelupu yaitu kursi bambu yang bagian tengahnya diberi lubang.
  • Kain Putih yang agak tebal dan lebar.
  • Rempah – rempah,
  • Dedaunan jeruk purut,
  • Irisan daun pandan,
  • Akar wangi,
  • Daun dilem dan serai, semua dengan porsi secukupnya.

Biasanya ada orang tertentu yang berprofesi “merawat” pengantin. Biasanya si nenek yang melakukannya. Pengantin tidak asal “dipelihara”, tentunya ada bacaan – bacaan tertentu supaya acara berjalan lancar. Apa yang dilakukan calon pengantin wanita saat ditangas? Sang perawat pengantin akan memasak air yang dicampur dengan daun pandan.

Setelah air matang, dituangkan ke dalam dandang. Nantinya si calon pengantin ini akan duduk di kursi menghadap dandang dalam kondisi bugil dan berselimutkan rapat tikar pandan. Iya, calon pengantin bugil di dalam sana, sambil mengaduk – aduk dandang menggunakan sendok. Ini diperuntukkan mengeluarkan uap dari air panas itu, sehingga memicu keringat keluar dari tubuh calon pengantin wanita, jika airnya sudah tidak panas.

Source Adat Betawi Tangas kembang kelape
Comments
Loading...