Acara Seni Reak Jawa Barat

0 139

Acara Seni Reak

Seni Reak merupakan salah satu seni pertunjukan yang kerap ditemukan di Jawa Barat khususnya daerah Ujung Berung, Bandung, Sumedang, dan sekitarnya. Kesenian ini biasanya diselenggarakan oleh masyarakat dalam acara khitanan, pernikahan, atau sambutan yang dipertunjukan di tanah terbuka atau lapangan. Kesenian reak ini berupa iring-iringan dengan seperangkat alat musik khas sunda seperti kendang, gamelan, tilingtit, goong, kecrekan, dogdog, dan sebagainya. Dalam kesenian reak ini biasanya mengandung hal-hal mistis. Sebelum iring-iringan, sang pemimpin reak yaitu sesepuh kampung, biasanya melakukan ritual khusus sambil membaca mantera dan membakar kemenyan dengan tujuan untuk meminta keselamatan selama acara reak berlangsung.

Setelah itu dimulailah iring-iringan reak sambil membunyikan tabuhan alat musik mengelilingi kampung disertai lantunan beberapa nyanyian sunda oleh sinden. Bentuk dari reak berupa penari dengan topeng yang biasa disebut barong, yaitu topeng hewan singa dengan cat warna merah dan penutup kain goni ditambahkan rambut tiruan. Selain itu ada juga kuda lumping dan sisingaan yang dibawakan oleh remaja putra. Ketika di tempat yang luas, biasanya kuda lumping dan sisingaan melakukan atraksi.

Sesekali terdapat orang yang kerasukan ruh, baik itu orang yang membawakan kuda lumping, sisingaan ataupun barong akibat suara mistis dari bunyi instrumen dan penghayatan tarian yang dibawakan sehingga membuat mereka tak sadarkan diri. Bahkan mereka bisa berbuat hal-hal berbahaya diluar nalar manusia, seperti memakan pecahan beling, mengupas kelapa utuh hanya dengan gigi, dll, tanpa merasa kesakitan karena mereka sedang dibawah alam sadarnya. Setelah beberapa saat mereka yang kerasukan ruh akan disadarkan kembali oleh orang yang “bisa”, biasanya sesepuhnya, sambil dibacakan ayat suci al-quran dan mantera lainnya. Seni Reak ini merupakan kesenian tradisional yang berfungsi sebagai hiburan dan sebagai identitas atau jatidiri masyarakat Sunda karena merupakan warisan budaya leluhur yang harus tetap dilestarikan.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Acara-Seni-Reak/
Comments
Loading...