Upacara Adat Mudhun Siti

0 512

Upacara Adat Mudhun Siti

Manusia dalam hidupnya dipengaruhi oleh empat elemen, yaitu : bumi, angin, api dan air. Maka untuk menghormati bumi diadakanlah upacara tedhak siten untuk anak yang berusia dini. Harapannya agar si anak selalu sehat, selamat dan sejahtera dalam menapaki jalan kehidupannya. Upacara Mudhun Siti ini juga bisa di sebut dengan tedak siten, hanya saja namanya yang berbeda.

Suatu kegiatan biasanya orang-orang mencari agar pelaksanaannya baik dan bertepatan dengan weton (hari lahir) si anak. Weton adalah kombinasi antara nama hari umum dengan nama hari Jawa. Misalnya Setu Kliwon, Rebo Legi, Minggu Pahing dan sebagainya. Upacara kali ini biasanya di selenggarakan di depan rumah waktu pelaksanaannya ialah pada pagi hari.

Tahapan Pelaksanaan Upacara Mudhun Siti

Setiap tradisi dan adat pasti ada pelaksanaan yang harus sesuai dengan ketentuannya. Ada beberapa urutan dalam pelaksanaan upacara Mudhun Siti. Langkah yang harus di tempuh ialah sebagai berikut :

Pertama-tama orang tua menuntun anak agar berjalan di atas jadah sebanyak tujuh buah. Jadah tadi memiliki beragam warna yaitu merah, putih, hitam, kuning, biru, merah muda, dan ungu. Di daerah lain ada juga yang menggunakan bubur tujuh warna sebagai pengganti jadah 7 warna.

Yang kedua adalah, si anak dituntun untuk menaiki dan menuruni tangga. Tangga dibuat dari batang tebu rejuna atau Arjuna.

Langkah yang ke tiga, si anak dimasukkan ke dalam sangkar atau kurungan ayam. Di dalam kurungan terdapat berbagai benda seperti perhiasan, alat tulis, beras, mainan, padi, kapas, dan berbagai benda lainnya.

Acara yang keempat yaitu menyebarkan udhik-udhik. Udhik-udhik adalah uang logam yang dicampur dengan beras kuning. Ibu si anak menaburkan udhik-udhik tadi ke tanah, lalu jadi rebutan anak-anak kecil.

Langkah yang paling akhir di mandikan dengan air yang bercampur dengan bunga setamanan. Setelah mandi di pakaikan dengan baju yang baru.

Source Upacara Adat Mudhun Siti satrio lokajaya
Comments
Loading...