5 Fakta Menarik tentang Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

0 169

Keraton Ngayogyokarto bisa dibilang salah satu kerajaan yang masih berdiri di Indonesia. Kekentalan budaya keraton masih terasa hingga saat ini di sendi-sendi kehidupan masyarakat Yogyakarta. Saat menyusuri kompleks Keraton Yogyakarta, anda akan bertemu dengan banyak pria yang berpakaian lurik dan blankon sebagai penutup kepalanya. Ya, itulah para ‘abdi dalem’ yang mengabdikan dirinya untuk kerabat kerandah keraton dan mengabadikan sepenuh hati untuk Raja Kasultanan Ngayogyokarto Hadiningrat dengan segala aturan yang ada.

Banyak orang yang tidak mengetahui seluk beluk kehidupan seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta. Banyak hal menarik yang pastinya akan merubah pandangan anda terhadap pekerjaan ini. Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai abdi dalem Keraton Yogyakarta yang wajib anda ketahui.

5 fakta menarik tentang abdi dalem Keraton Yogyakarta

1. Gaji yang diperoleh dulunya hanya berkisar IDR7.000-IDR45.000 per bulan

Gaji para abdi dalem Keraton Yogyakarta berbeda-beda berdasarkan pangkatnya, namun tidak lah besar apalagi berlebihan. Misalkan untuk pangkat sebagai Panglima Perang Keraton, gaji yang diperoleh dulu sempat IDR45.000 per bulan. Tentu saja untuk pangkat yang lebih rendah akan memperoleh gaji yang lebih rendah pula, berkisar hanya IDR7.000-IDR15.000 per bulan.

2. Abdi dalem tidak pernah menggunakan gajinya kecuali apabila terdesak

Begitu para abdi dalem mendapat gaji dari Sultan, uangnya tidak akan langsung dibelanjakan. Seluruh gaji akan ditabung dan baru ketika terpaksa akan digunakan.

3. Pihak keraton tidak pernah membuka lowongan untuk posisi abdi dalem

Menjadi abdi dalem Keraton merupakan hal yang dilakukan berdasarkan hati nurani dan kemauan diri sendiri, tidak ada paksaan dari pihak manapun.

4. Pakaian abdi dalem yang unik dan sarat makna

Abdi dalem identik dengan pakaian luriknya dengan garis corak lurik tiga per empat biru, kancing di leher yang berjumlah enam, dan kancing lengan tangan yang berjumlah lima. Corak lurik tiga per empat biru itu menandakan keteguhan hati.

5. Jumlah total abdi dalem Keraton Yogyakarta mencapai 2300 orang

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tidak ada paksaan untuk menjadi abdi dalem. Pelaku abdi dalem itu sendiri merupakan abdi budaya, tidak bisa diartikan sebagai pembantu atau batur. Mereka menganggap menjadi abdi dalem merupakan ‘jabatan’ terhormat yang membanggakan.

Source Budaya Jawa Bon Voyage Jogja
Comments
Loading...