5 Fakta dan 3 Mitos Candi Sukuh

0 85

5 Fakta dan 3 Mitos di Candi Sukuh

Candi Sukuh yang bersembunyi di kaki Gunung Lawu menyimpan fakta dan mitos, sehingga menarik perhatian turis untuk mengunjunginya. Candi Sukuh adalah candi termuda di Indonesia karena dibangun pada akhir masa Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-15 Masehi. Kompleks candi agama Hindu ini terletak di Desa Barjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, bekas Karesidenan Surakarta atau Solo, Jawa Tengah.

Ada 5 fakta unik pada Candi Sukuh, diantaranya:

  1. Situs candi Sukuh pertama kali diungkap oleh Johnson, seorang Residen Surakarta pada masa pemerintahan Britania Raya di tanah Jawa pada 1815. Johnson kala itu ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data-data guna menulis bukunya The History of Java. Setelah masa pemerintahan Britania Raya berlalu, pada tahun 1842, Van der Vlis, arkeolog Belanda, melakukan penelitian. Kemudian pemugaran pertama dimulai pada tahun 1928.
  2. Bentuk bangunan Candi Sukuh sederhana dan berbeda dengan candi-candi yang ada di Indonesia. Candi Sukuh yang berbentuk segitiga trapesium ini cenderung mirip dengan piramida di Mesir, situs peninggalan suku Maya di Meksiko, atau situs suku Inca di Peru.
  3. Bangunan Candi tidak rapi dan terkesan dibuat dengan tergesa-gesa. Diduga situasi politik yang kacau menjelang runtuhnya kerajaan Majapahit tidak memungkinkan membuat candi yang besar dan megah.
  4. Candi terdiri atas 3 teras. Pada teras pertama terdapat gapura utama dan sebuah sengkala memet, yang dalam bahasa Jawa berbunyi gapura buta aban wong (raksasa gapura memangsa orang). Kalimat itu memiliki makna angka 9, 5, 3, dan 1, yang bila dibalik akan berarti 1359. Angka ini dianggap sebagai tahun berdirinya Candi Sukuh, yaitu tahun 1359 Saka atau 1437 Masehi.
  5. Selanjutnya, pada teras kedua juga terdapat gapura (hilang atapnya), dan patung penjaga pintu, serta sebuah candrasangkala, dalam bahasa Jawa yang berbunyi gajah wiku anahut buntut, artinya (Gajah pendeta menggigit ekor). Kata-kata itu bermakna 8, 7, 3, dan 1, yang bila dapat diterjemahkan dengan membalik angkanya menjadi tahun 1378 Saka atau tahun 1456 Masehi. Pada teras ketiga terdapat pelataran besar dengan candi induk dan 5 panel relief di sebelah kiri, serta patung-patung di sebelah kanan candi. Lalu di atas candi utama terdapat sebuah bujur sangkar yang menjadi tempat menaruh sesajian dan sembahyang.

Candi Sukuh memiliki banyak relief dan patung yang menggambarkan lingga dan yoni, atau alat kelamin manusia secara eksplisit. Obyek lingga dan yoni itu yang kemudian mengkategorikan Candi Sukuh sebagai candi agama Hindu. Selain relief lingga dan yoni terdapat pula relief yang menggambarkan rahim, yang diukir dengan sangat jelas. Selain fakta-fakta tersebut, masyarakat sekitar juga meyakini mitos yang terkait dengan Candi Sukuh. Hal itu membuat beberapa pengunjung candi melakukan hal-hal yang terkait dengan mitos berkembang. Berikut 3 mitos dari Candi Sukuh:

  1. Uji Kesetiaan
    Bagi seorang suami yang ingin menguji kesetiaan isterinya, dapat melakukan cara dengan meminta isterinya berjalan melewati patung lingga yoni yang ada di lantai bawah. Konon, bila sang wanita tidak selingkuh maka kain yang dia kenakan tidak akan robek, namun jika dia selingkuh maka kain yang dikenakannya akan robek.
  2. Uji Keperawanan
    Bagi keluarga yang menjunjung norma keperawanan gadis atau wanita yang belum menikah, dapat melakukan uji keperawanan di candi ini. Sama seperti saat uji kesetiaan, sang gadis harus melewati patung lingga yoni.  Jika gadis masih perawan maka kain yang dikenakannya tidak akan robek, namun jika sudah tidak perawan maka kain yang dikenakannya akan robek dan tubuhnya meneteskan darah.
  3. Uji Keperjakaan
    Mitos yang diyakini masyarakat berlaku pula untuk laki-laki, untuk menguji keperjakaannya. Laki-laki yang ingin diuji keperjakaannya juga harus melewati patung lingga yoni. Jika masih perjaka maka dia tidak akan merasakan apa-apa, tetapi jika sudah tidak perjaka lagi, maka dia mendadak ingin buang air kecil yang tidak bisa ditahan lagi.

Source 5 Fakta dan 3 Mitos di Candi Sukuh iyaa.com
Comments
Loading...