budayajawa.id

Tradisi Nasi Brekat Wonogiri

0 11

Tradisi Nasi Brekat Hajatan di Kabupaten Wonogiri

Begitu banyak tradisi atau adat istiadat yang berkaitan dengan hajatan yang masih dipertahankan eksistensinya hingga sekarang. Salah satunya adalah tradisi pemberian Brekat bagi para tamu undangan warga yang menyelenggarakan hajatan seperti pernikahan, khitanan dan lain sebagainya. Tradisi Nasi Brekat sampai sekarang belum ada kajian tentang asal-usul dan kisah sejarahnya.

Nasi Brekat ini sebagai buah tangan atau oleh-oleh dari tuan rumah kepada para tamu undangan yang hadir.  Nasi Brekat berupa menu makanan khas olahan Jawa berupa nasi putih lengkap dengan lauk pauk berupa daging sapi,  sayur lombok hijau,  kecambah, dan kadang ada srondeng kelapa. Yang unik pada Nasi Brekat ini adalah cara penyajian yaitu dibungkus dengan daun jati dan daun pisang sehingga menimbulkan aroma yang sangat khas.

Tradisi Nasi Brekat masih dipertahankan masyarakat terutama di pedesaan Kabupaten Wonogiri. Untuk diwilayah perkotaan tradisi Nasi Brekat sudah mulai hilang dengan diganti dengan buah tangan yang lebih praktis seperti roti, atau makanan lain.
Selain sebagai buah tangan, tradisi Nasi Brekat merupakan satu simbol ikatan persaudaraan dan kekeluargaan masyarakat di Kabupaten Wonogiri. Dengan perkembangan jaman yang menyajikan semua hal serba praktis, lambat laun tradisi ini mulai hilang. Ditambah dengan munculnya agen-agen wedding organizer yang tidak lagi memasukkan tradisi Nasi Brekat sebagai bagian acara hajatan.
Source Tradisi Nasi Brekat Hajatan di Kabupaten Wonogiri Buku Pintar Kabupaten Wonogiri

Leave A Reply

Your email address will not be published.