budayajawa.id

Tari Pentul Melikan Ngawi

0 4

Tari Pentul Melikan Ngawi 

Penthul Melikan adalah nama sebuah tarian dari daerah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Namanya memang sedikit unik, akan tetapi jangan terburu-buru tergelitik dari namanya itu. tarian ini mulai diciptakan pada tahun 1952 atau jika dihitung usianya masih 65 tahun. Akan tetapi, pertunjukannya selalu dapat menghibur mereka yang menonton. Tarian ini diciptakan oleh Kyai Munahajun, Hardjodinomo, Syahid dan Yanudi. Keempatnya dikenal sebagai sesepuh dari dukuh Melikan yang terletak di Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Mereka itulah yang menciptakan segala hal yang berkaitan dengan tarian ini. Pertama kali tarian ini dimainkan adalah ketika jembatan di daerah Tempuran selesai. Mereka menampilkan tarian ini untuk pertama kali sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan.

Saat ini, Tari Penthul Melikan masih sering dipertontonkan. Biasanya pada momen-momen 17 Agustus atau ketika perayaan hari jadi Kabupaten Ngawi. Selain itu kita juga patut mengetahui jika di daerah Melikan kini sudah terdapat ‘Komunitas Melikan’. Sebuah komunitas khusus yang bersedia melestarikan tarian penuh makna ini.

Gerakan Tari Penthul Melikan

Jika di Aceh kita mengenal Tari Saman atau Purworejo kita tahu ada Tari Dolalak. Maka, tari Penthul Melikan ini juga memiliki fungsi yang sama dengan kedua tarian diatas. Ya, maksud dan makna dari tarian ini adalah sebagai simbol juga cara untuk menyebarkan agama islam. Hal tersebut dapat kita lihat dari beberapa gerakan tarian yang mengacungkan telunjuk keatas atau menengadahkan dua tangan keatas. Ada juga gerakan mengacungkan telunjuk keatas kepala. Hal tersebut bermakna untuk mengajak setiap manusia untuk hidup bersatu supaya dapat terwujudnya suasana damai bersama.

Source Tari Pentul Melikan Ngawi  Madiunae

Leave A Reply

Your email address will not be published.