budayajawa.id

Mitos Jenis Kucing di Kalangan Masyarakat Jawa

0 38

Mitos Jenis Kucing di Kalangan Masyarakat Jawa

Pada zaman dahulu di kalangan masyarakat Jawa dikenal beberapa jenis kucing yang memengaruhi kehidupan seseorang atau pemiliknya, tapi hal tersebut kini hanya dianggap sebatas mitos belaka. Mungkin masih ada juga orang yang memercayainya, tetapi soal percaya atau tidak kembali ke pada diri masing-masing. Berikut ini merupakan mitos jenis kucing di kalangan masyarakat Jawa:

Kucing kusumawibawa
Corak kepala dan telapak kaki berunsur warna putih kepucatan yang dapat mendatangkan rejeki melimpah bagi pemiliknya. Maka banyak orang mencari jenis kucing kusumawibawa, bahkan mencoba membiakannya, namun meski sesama kucing jenis tersebut dikawinkan belum tentu akan menghasilkan anak bercorak sama.

Kucing Waluntamananggal
Memiliki ciri seluruh bulu di tubuhnya berwarna hitam legam, namun bulu di bagian perut sebelah kiri sedikit berwarna putih. Ia tak hanya bisa memberikan jalan agar rejeki melimpah, tetapi juga keselamatan.

Kucing Cadramawa
Dapat dilihat dari bulu kepalanya yang menyerupai pusar (unyeng-unyeng), dimana bisa membawa rejeki dan si pemilik mendapatkan kemuliaan dalam hidup.

Kucing Wisnutapa
Corak bulu serupa atau sewarna dan tidak mampu bicara atau bisu, dipercaya bisa membuat segala doa dikabulkan serta memberi keselamatan dan kesejahteraan. Konon untuk mendapatkan kucing jenis ini, orang-orang yang percaya melakukan ritual semacam pesugihan.

Kucing Brahmapat
Memiliki warna kembang asem (kuning kecoklatan campur putih), berekor pendek dan terdapat warna kemerahan pada ekornya. Konon pemeliharanya akan mendapat banyak kesempatan dalam hidup, memiliki banyak rejeki meskipun hidup boros, dan memperoleh banyak keberuntungan.

Kucing Amengku
Terdapat garis hitam dari di bagian kepala sampai dada, dengan bulu keseluruhan putih. Ia dipercaya, membawa keberuntungan, keselamatan, dan pemiliknya akan dijauhkan dari marabahaya.

Kucing Sanggabuwana
Berbulu putih sampai bagian dada dan di ada warna hitam di punggungnya. Kucing ini justru tak ada orang yang mau memelihara, karena ia malah akan mendatangkan penyakit sekaligus masalah terus menerus.

Kucing Putrakajantaka
Berbulu hitam mulus dengan ekor panjang. Kucing inipun tidak ada yang memelihara karena dipercaya membawa hal-hal tidak baik bagi pemiliknya serta membuat musibah sering datang.

Source http://www.petnyaku.com http://www.petnyaku.com/facts/mitos-jenis-kucing-di-kalangan-masyarakat-jawa-boleh-percaya-boleh-juga-tidak/
Comments
Loading...