budayajawa.id

Legenda Asal Usul Terowongan Kuno Gunung Mangge Ponorogo

0 19

Legenda Asal Usul Terowongan Kuno Gunung Mangge Ponorogo

Dahulu kala terdapat seorang gadis yang terkenal sangat cantik putri dari Ki Ageng Mangge yang bernama Rara Kandreman. Ki Ageng Mangli yang tinggal di barat Gunung Mangge yang mendengar kabar kecantikan Rara Kandreman menyuruh muridnya untuk melamar. Sebenarnya Ki Ageng Mangge kurang suka jika Ki Ageng Mangli melamar anaknya. Pasalnya putrinya tersebut masih muda sementara Ki Ageng Mangli sudah tua. Sehingga ia mengatur siasat halus untuk menolak. Ia meminta syarat untuk menerima lamaran bila Ki Ageng Mangli sanggup membuat terowongan air yang menembus gunung dari barat gunung hingga depan rumah Ki Ageng Mangge hanya dalam waktu semalam.

Ternyata Ki Ageng Mangli menyanggupi dan bersemedi dengan mengerahkan ajian Balasewu yang memiliki kekuatan seribu raksasa. Dengan kekuatan itu ia membuat terowongan sebanyak 2 kali untuk memastikan apakah terowongan air yang dibuat telah lurus maupun belum. Ki Ageng Mangge yang mengetahui Ki Ageng Mangli hampir sukses menjalankan syarat lalu mengatur siasat dengan meminta penduduk membunyikan lesung supaya ayam berkokok serta menyalakan api unggun raksasa. Lalu Ki Ageng Mangli yang merasa gagal pulang karena mengira telah terbit fajar.

Ia pun masuk ruang pamujan, masih gelap, lalu muridnya mengatakan jika hari masih malam. Merasa tertipu Ki Ageng Mangli berniat menuntut balas dengan memaksa Rara Krademan menerimanya. Rara Krademan yang juga tidak menyukai Ki Ageng Mangli yang usianya tak sebaya lebih memilih mati jika harus dinikainya. Mendengar hal itu sang ayah mengajaknya untuk berdoa di sanggar pamujan. Lalu Saat Ki Ageng Mangli datang, Ki Ageng Mangge tidak mau mengakui kesalahan dan justru menyalahkannya yang tidak sadar ditipu. Mendengar hal tersebut Ki Ageng Mangli marah dan menantang Ki Angeng Mangge beradu kesaktian yang berujung matinya Ki Ageng Mangge.

Rara Kandreman yang mendengar kematian ayahnya kemudian lari sebab tidak ingin dijadikan istri Ki Ageng Mangli. Setibanya di sungai yang dalam ia terjun, lalu Ki Ageng Manglo mengejarnya dan keduanya tenggelam hingga jasadnya tidak lagi ditemukan.

Source https://www.lihat.co.id https://www.lihat.co.id/wisata/terowongan-kuno-gunung-mangge.html
Comments
Loading...