budayajawa.id

“Kedudukan Samarawijaya Pada Masa Airlangga”

0 8

Samarawijaya adalah raja pertama Kadiri yang memerintah sejak tahun 1042. Gelar lengkapnya ialah Sri Samarawijaya Dharmasuparnawahana Teguh Uttunggadewa.

Hasil gambar untuk Sri SamarawijayaKedudukan Samarawijaya Pada Masa Airlangga

Pada masa pemerintahan Airlangga dan raja-raja sebelumnya, jabatan tertinggi sesudah raja adalah rakryan mahamantri. Jabatan ini identik dengan putra mahkota, sehingga pada umumnya dijabat oleh putra atau menantu raja. Dari prasasti-prasasti yang dikeluarkan Airlangga sejak 1021 sampai 1035, yang menjabat sebagai rakryan mahamantri adalah Sanggramawijaya Tunggadewi. Sedangkan, pada prasasti Pucangan (1041) muncul nama baru, yaitu Samarawijaya sebagai Rakryan Mahamantri. Sanggramawijaya Tunggadewi identik dengan putri sulung Airlangga dalam Serat Calon Arang yang mengundurkan diri menjadi pertapa bernama Dewi Kili Suci. Dalam kisah tersebut, Dewi Kili Suci diberitakan memiliki dua orang adik laki-laki. Dengan demikian, Samarawijaya dipastikan adalah adik Sanggramawijaya Tunggadewi.

Akhir Pemerintahan Samarawijaya

Pemerintahan Samarawijaya di Kadiri dikenal sebagai masa kegelapan karena ia tidak meninggalkan bukti prasasti. Ia naik takhta dipastikan tahun 1042, karena pada tahun itu Airlangga turun takhta menjadi pendeta (berdasarkan berita dari prasasti Pamwatan dan prasasti Gandhakuti). Akhir pemerintahan Samarawijaya tidak diketahui dengan pasti. Prasasti yang menyebutkan nama raja Kadiri selanjutnya adalah prasasti Sirah Keting tahun 1104, yang dikeluarkan oleh Sri Jayawarsa. Tidak jelas apakah Sri Jayawarsa adalah pengganti langsung dari Sri Samarawijaya, ataukah ada raja lain yang berada di antara keduanya.

Source "Kedudukan Samarawijaya Pada Masa Airlangga" "Kedudukan Samarawijaya Pada Masa Airlangga" "Kedudukan Samarawijaya Pada Masa Airlangga"

Leave A Reply

Your email address will not be published.