budayajawa.id

Fungsi Rumah Joglo

0 18

Fungsi Rumah Joglo

Masyarakat suku Jawa mengenal berbagai macam desain hunian dalam kebudayaannya. Salah satu yang paling dikenal adalah desain rumah adat yang bernama Joglo. Desain dari rumah adat ini lebih dikenal dikarenakan selain lebih banyak dipakai juga dianggap mempunyai gaya arsitektur yang unik dan sarat akan nilai filosofis kemasyarakatan.

Selain mempunyai fungsi sebagai ikon kebudayaan dan gambaran kehidupan sosial dari masyarakat Jawa, rumah Joglo pada dasarnya juga berfungsi sebagai tempat tinggal. Dalam menunjang fungsinya tersebut, rumah adat Provinsi Jawa Tengah ini dibagi menjadi beberapa susunan ruangan dengan fungsinya masing-masing yang diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Pendapa, bagian ini terletak di depan rumah dan biasanya digunakan untuk aktivitas formal, seperti tempat pagelaran seni wayang kulit pertemuan, tari-tarian, dan upacara adat. Meskipun terletak di depan rumah, namun bagian ini tidak boleh dilewati oleh sembarang orang yang akan masuk ke dalam rumah. Jalur untuk masuknya ada sendiri dan letaknya terpisah, yaitu memutar disamping pendapa.
  2. Pringitan, bagian ini terletak diantara pendapa dan rumah dalam (omah njero). Selain dipakai untuk jalan masuk, lorong juga kerap dipakai sebagai tempat pertunjukan wayang kulit.
  3. Emperan, bagian ini adalah penghubung antara pringitan dan umah njero. Dapat juga dikatakan sebagai teras depan sebab lebarnya sekitar 2 m. Emperan dipakai tempat bersantai, untuk menerima tamu, serta kegiatan publik lainnya. Pada emperan umumnya ada sepasang kursi kayu dan meja.
  4. Omah njero, bagian ini kerap pula disebut dengan omah mburi, dalem ageng, atau omah saja. Namun terkadang disebut juga sebagai omah-mburi, dalem ageng ataupun omah. Kata “omah” dalam masyarakat Jawa juga dipakai sebagai istilah yang mencakup arti kedomestikan, yakni sebagai sebuah tempat tinggal.
  5. Senthong-kiwa, bagian ini berada disebelah kanan dan terdiri atas beberapa ruangan. Ada yang berfungsi sebagai gudang, tempat menyimpaan persediaan makanan, kamar tidur, dan lain sebagainya.
  6. Senthong tengah, bagian ini berada ditengah bagian dalam. Kerap juga disebut dengan boma, pedaringan, atau krobongan. Sesuai dengan letaknya yang berada jauh didalam rumah, bagian ini memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga, seperti sebuah harta keluarga atau pusaka semacam keris, dan lain sebagainya
  7. Senthong-tengen, bagian ini sama halnya dengan Senthong kiwa, baik dari segi fungsinya maupun pembagian ruangannya.
  8. Gandhok, bagian ini merupakan bangunan tambahan yang letaknya mengitari bagian sisi belakang dan samping bangunan inti.
Source http://www.kamerabudaya.com http://www.kamerabudaya.com/2017/09/rumah-joglo-rumah-adat-provinsi-jawa-tengah.html
Comments
Loading...