budayajawa.id

Aksara Jawa

0 24

Aksara Jawa

Aksara Jawa adalah sistem tulisan Abugida yang ditulis dari kiri ke kanan. Setiap aksara di dalamnya melambangkan suatu suku kata dengan vokal /a/ atau /ɔ/, yang dapat ditentukan dari posisi aksara di dalam kata tersebut. Adapun penulisan aksara Jawa dilakukan tanpa spasi (scriptio continua), dan karena itu pembaca harus paham dengan teks bacaan untuk dapat membedakan tiap kata.

Aksara Jawa tidak hanya satu, tapi memiliki beberapa jenis berdasarkan fungsinya.  Dimana aksara dasar terdiri dari 20 suku kata yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa modern, sedangkan jenis lain meliputi aksara suara, tanda baca, dan angka Jawa.

Suku kata aksara Jawa ada dua bentuk  yang disebut nglegena (aksara telanjang), dan pasangan (ini adalah bentuk subskrip yang digunakan untuk menulis gugus konsonan).

Kebanyakan aksara selain aksara dasar merupakan konsonan teraspirasi atau retrofleks yang digunakan dalam bahasa Jawa Kuno karena dipengaruhi bahasa Sanskerta.

Untuk mengubah vokal (layaknya harakat pada abjad Arab), menambahkan konsonan akhir, dan menandakan ejaan asing biasanya hal itu merupakan fungsi  tanda diakritik yang disebut sandhangan.

Sebuah aksara adalah satuan terkecil yang merepresentasikan suku kata terbuka (Konsonan-Vokal) dengan vokal /a/ atau /ɔ/ tergantung dari posisinya. Akan tetapi, vokal juga tergantung dari dialek pembicara; dialek Jawa Barat cenderung menggunakan /a/ sementara dialek Jawa Timur lebih cenderung menggunakan /ɔ/. Aturan baku penentuan vokal aksara dideskripsikan dalam Wewaton Sriwedari . Dimana vokal tersebut ialah :

  1. Sebuah aksara dibaca dengan vokal /ɔ/ apabila aksara sebelumnya mengandung sandhangan swara.
  2. Sebuah aksara dibaca dengan vokal /a/ apabila aksara setelahnya mengandung sandhangan swara.
  3. Aksara pertama sebuah kata umumnya dibaca dengan vokal /ɔ/, kecuali dua aksara setelahnya merupakan aksara dasar. Biasanya dibaca vokal /a/ .

Dalam Jawa penggunaan Aksara sangat penting dan juga merupakan kekayaan budaya Jawa yang harus di turun temurunkan serta di jaga.

Source Aksara Jawa wikipedia

Leave A Reply

Your email address will not be published.